Hegar atau Heksa?

1226 Kata

"Dek, harus banget, ya?" tanya Reksa seraya mengintip di depan pintu kelas. Heksa melipat tangannya di depan d**a sembari memandang sang kakak yang maju mundur tampan hanya untuk meminta Alma kembali. Jelas sekali Reksa gugup. "Kan udah janji. Itu juga kalau mau gue maafin. Lagian kenapa gengsi banget sih, Bang? Masih sayang juga." Bukan begitu sebenarnya. Reksa hanya takut ditolak. Pertama, ia mengakhiri hubungannya dengan Alma di saat mereka sedang baik-baik saja. Kedua, kalimat putus itu disampaikan via pesan singkat. Apa tidak keterlaluan? Reksa baru menyadarinya. Karena tak juga mendapat jawaban, dengan iseng Heksa mendorong kuat tubuh saudara kembarnya hingga lelaki itu masuk ke kelas Heksa. Beruntungnya kelas sedang sepi. Hanya ada Alma yang tengah membaca novel di dalam sana.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN