Aruna benar-benar terpaku melihat perbuatan Batara. Akhirnya ia luluh pada tatapan merayu milik laki-laki itu. Ia pun menerima perhatian dan segala perlakuan hangat Batara padanya. Tadinya sempat terlintas bahwa ia harus menolak sama sekali setiap perhatian yang Batara tawarkan padanya. Saat ini, Aruna hanya berpikir bagaimana caranya terlihat tegar dan berhenti merasa ketergantungan pada Batara. Setelah beres dengan urusan membuka pakaian yang basah, Batara mengeringkan tubuh Aruna dengan handuk, melilitkan handuk ke tubuhnya lalu menggendong Aruna kembali ke tempat tidur. Batara membongkar koper pakaian Aruna dan meraih pakaian dan pakaian dalam secara random dari dalamnya. Aruna hanya bisa menerima pakaiannya dengan tatapan sendu. Batara tidak beranjak dari sisi Aruna. Dia melihat deta

