103. PERNIKAHAN DINI Diboyong Kerumah Ferdi. Penulis : Lusia Sudarti. Part 103 "Jaga bicaramu Kartika! Kalo kalian hanya datang untuk membuat onar, silahkan tinggalkan tempat ini," hardik Papa sembari berdiri dan menatap mereka dengan wajah memerah menahan amarahnya. Aku tak mampu lagi menahan laju air mataku. "Maaf kami memang orang miskin dan dari kalangan rendahan, namun kami masih punya harga diri!" seru Ibuku dengan suara rendah, beliau berdiri seraya menatap tajam kearah mereka yang telah menghina kami. Semua terdiam mendengar ucapan Ibuku. "Alah, gak percaya dengan semua kemunafikan orang-orang seperti kalian," jawab Kartika dengan nada sinis. Rahang Ibuku semakin mengeras mendengar ucapan yang benar-benar membuat darah semakin mendidih. "Dasar..." "Udah Bu, gak usah di d

