"Mas Alvian kamu kenapa, Mas? Astaga, bangun, Mas!" jerit Yuanita seketika panik. Darah segar nampak membasahi telapak tangan suaminya. Tubuh Alvian tumbang dalam posisi telungkup tepat menimpa tubuh Yuanita yang tengah duduk di atas ranjang. Yuanita segera memeluk kepala Alvian lalu menyentuh bagian kepalanya yang terlihat basah, darah yang sama kini membasahi telapak tangan Yuanita membuat wanita itu seketika merasa bersalah. Sepertinya, kepala Alvian benar-benar membentur lantai hingga membuatnya terluka. "Ya Tuhan, maafin aku, Mas Alvian. Aku minta maaf," lirih Yuanita seraya memeluk tubuh suaminya yang tidak sadarkan diri Telapak tangan wanita itu perlahan mulai direntangkan meraih ponsel canggih miliknya yang ia letakan sembarang di atas ranjang. Yuanita menelpon Ambulance saat i

