"Sial, saya gak boleh ikut Pak Bos ke kantor polisi. Saya belum siap berhadapan sama mereka. Eu ... apa saya pura-pura pingsan aja, ya?" batin Rizky mulai ketakutan. Tanpa berpikir panjang lagi, tubuh Rizky seketika ambruk pura-pura tidak sadarkan diri. Ia tidak ingin Alvian membawanya ke kantor polisi, dirinya pun belum siap jika harus menjawab pertanyaan pihak berwajib. Bisa dikatakan, pria itu tidak mempersiapkan dengan matang rencananya untuk menyingkirkan istri dari majikannya karena keinginan itu datang secara tiba-tiba dan dilakukan saat itu juga tanpa dipikirkan matang-matang akibatnya. Namun, ia tetap akan memenuhi panggilan pihak berwajib setelah menyiapkan skenarionya terlebih dahulu. "Astaga, Sayang!" teriak Ajeng seketika panik. "Ya Tuhan," decak Alvian seraya mengusap waja

