Rencana Nidurin Airish

1134 Kata

Airish tidak membalas pesan Dhenis karena tangannya sudah lebih dulu diseret Alvaro ke ruang kerjanya. Ponsel tertinggal di dapur, dan sekarang dia terjebak di ruangan itu bersama lelaki yang kepribadiannya berubah sangat cepat. Airish ingin menghubungi Dhenis untuk meminta tolong ketika dengan kasar Alavaro mendudukannya di sofa kecil yang hanya muat satu orang. Dia merasa atmosfer di ruangan itu sudah tidak kondusif. Pintu juga dikunci dari dalam, dan kuncinya memakai sidik jari Alvaro. Dia tidak bisa kabur sama sekali dari sini. "Kamu harus tahu yang sebenarnya!" Alvaro mengambil tab dengan merek apel krowak lalu ditaruh di depan Airish. Dia mengambil tisu dan meletakkannya di samping tab tersebut. "Buat apa tisu?" tanya Airish. Alvaro menoleh tapi tidak menjawab. Lewat ponselny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN