Mungkin hal paling bodoh yang Gizka lakukan adalah mempercayai apa yang Leo katakan. Ia menurut saja ketika Leo membawanya ke salon untuk membenahi poninya yang terlanjur terpotong ketinggian. Seharusnya ia hanya membenahi poninya saja. Bukannya menuruti saran sesat Leo yang mengatakan bahwa poni barunya akan cocok dengan potongan rambut pendek. Alhasil, rambut panjang yang menjadi kebanggaannya selama ini lenyap dengan menyedihkan. Dan ketika melihat dirinya di depan kaca salon kini. Rasanya ia ingin menangis melihat penampakannya sendiri yang mirip Maruko Chan. Gizka melirik geram ke arah Leo melalui pantulan kaca. Pria itu tengah menahan diri untuk tidak menertawakan dirinya. Dasar bos kampret! Arggtt! "Bagus kok, Giz ...," puji Leo dengan senyum kurang asemnya begitu keluar dari sal

