Pertengkaran

1393 Kata

"Kamu potong rambut, Giz?" tanya Arbian. "Hehe ... iya ...," jawab Gizka dengan senyum kaku. Hal yang ia yakini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat busuk saat ini. Ia tidak menyalahkan Arbian yang sudah pasti sedang menahan tawa melihatnya dengan potongan rambut super aneh itu. Jangankan Arbian, monyet di Bon Bin saja mungkin bisa tertawa melihat penampakannya saat ini. Mereka kini duduk berdua. Karena Gizka langsung menyeret Arbian untuk duduk terpisah dan memilih restoran lain. Tapi kini Gizka justru menyesal sudah melakukan itu. Seharusnya ia langsung kabur saja tadi. Sehingga tidak perlu duduk berhadapan dan membuat Arbian serba salah. Tidak tertawa tapi makhluk di depannya begitu lucu, aneh dan langka. Tapi kalau tertawa sudah pasti Arbian takut menyinggungnya. "Kalau mau ketawa ..

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN