(42)

1813 Kata

"Jujur, gue masih cinta sama Doni sampai sekarang." Gadis itu menggeleng pelan. "Tapi untuk melakukan rencana yang Kakak bicarakan tadi, gue nggak habis pikir. Dan maaf, gue nggak bisa nerimanya," ujar Selly menatap Alvaro dengan tenang. Alvaro tertawa samar. "Jangan munafik, Selly. Lo mau lihat mereka bahagia sementara lo di sini menahan luka seorang sendiri?" tanyanya. Selly terdiam. "Yakin nih lo nggak mau?" tanya Alvaro lagi. "Iya, gue nggak mau," balas Selly tetap bersikeras dengan pendiriannya. Dia hanya tidak habis pikir dengan perkataan Alvaro tadi, dia ingin memisahkan Doni dan Keisha dalam waktu yang dekat. Meski mencintai, Doni, Selly tidak pernah berpikir melakukan hal semacam itu. Yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Alvaro terdengar mendengkus keras. "Harusny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN