Weekend telah tiba. Tepat di hari inilah Doni dan Keisha akan pindah ke rumah baru. Doni terlihat baru saja turun dari lantai atas sambil menggeret dua koper milik Keisha, sedangkan kopernya sudah diturunkan sejak tadi ke lantai bawah. "Bunda jadi kesepian deh kalo kalian pindah," ujar Shayra. Wajah wanita itu tampak sedih. "Bunda masih bisa kok main-main ke rumah kita, atau kalo waktu senggang Keisha bakal main ke sini sama Doni." Keisha tersenyum kepada bundanya, mengusap bahu wanita tangguh itu. Shayra mengangguk pelan. "Iya, sayang. Lagian Bunda paham kok kenapa kalian buru-buru pindah." Wanita itu mengulum senyumnya kemudian berbisik tepat di telinga Keisha. "Biar kalian bisa mesra-mesraan terus proses pembuatan Doni junior lebih lancar," godanya. "Bunda ...." rengek Keisha. Setel

