Ch. 22 (HH)

2229 Kata

Empat hari sudah berlalu sejak Fera bertemu dengan Rian dan mendengar jika adik lelaki itu sudah meminta restu pada orang tuanya. Dan selama itu pula Fera tidak menghubungi atau memberi kabar pada Gean. Sekalipun lelaki itu mendatangi apartemennya, Fera hanya akan memberikan pesan suara agar lelaki itu pergi dari apartemennya. Dan itu semua ia lakukan agar ia bisa menjernihkan pikirannya pada tugas kantor dan tidak terbawa emosi pribadi. Ia tidak bisa melakukan semua tugas kantor dengan benar karena pikirannya yang terus tertuju pada lelaki itu. Dan cara yang ia lakukan ternyata cukup ampuh. Setidaknya hal itu berhasil membuat Fera menyelesaikan projek yang dikejar deadline. Tapi satu hal yang Fera tidak mengerti dari dirinya sendiri. Kenapa ia terasa seperti biasa saja dan tidak merasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN