Ch. 37 (HH)

2239 Kata

“Udah, ya. Gue udah nyoba.” Angel terkekeh pelan. Gadis yang saat ini sedang menyeruput es coklatnya itu mengangguk pada Fera yang tengah menyembunyikan rona merah di wajahnya. Sejujurnya Angel tidak tahan untuk tertawa. Tapi, karena masih sayang nyawa dan tidak mau acara kumpul-kumpul bersama ini terhenti karenanya, Angel hanya bisa terkekeh pelan sekali lagi. Tampaknya Fera juga tidak terlalu mempermasalahkan jika ia terkekeh. “Lo ngomong aku-kamu doang udah kek lagi lamar orang. Merah banget tuh muka,” ledek Akbar seraya menunjuk pada wajah Fera yang terlihat tidak baik-baik saja. “Berisik! Kutil badak diem aja.” “Anjir! Di samain kek kutil badak lo, Bar! Tapi, emang mirip sih,” ujar Agung yang langsung mendapat pukulan ringan di tangannya. “Bisa-bisanya lo ngomong kek gitu! Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN