Ch. 40 (HH)

2197 Kata

“Jadi ada yang mau kamu jelasin sebelum kita berangkat?” Gean menelan salivanya. Lelaki yang memakai kaos berwarna biru tua itu menatap gadis di depannya dengan gugup. Tatapan mata gadis itu yang tajam juga sangat dingin, membuat Gean mati kuku. Ditambah dengan intonasi bicaranya yang terkesan acuh, membuat Gean semakin terasa mati rasa. Rambut panjang yang entah sejak kapan berubah menjadi warna coklat itu menutup sebagian wajah cantiknya. Membuat Gean sedikit bisa menghela napas lega. Karena jika ia melihat dengan jelas wajah dan kedua mata gadis itu, sudah pasti Gean akan menjadi anjing yang sedang dimarahi pemilikinya. Menciut ketakutan. “Fer, jangan galak-galak banget,” bisik Angel yang merasa peka dengan ketakutan Gean saat ini. Fera menarik napas panjang. Gadis itu menarik tangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN