PEMBELA KEADILAN

2029 Kata

"A-aku tidak apa apa..." Vya pun menghindar dari tatapan Tama. "Memang kenapa?" "Bagiku aneh saja, dari yang awalnya bicara tanpa henti, sekarang diam seribu bahasa," Tama tergelak. Vya kembali melirik dan memperhatikan senyum khas Arkatama Kalingga yang memunculkan ketampanannya. Jakunnya menonjol menunjukkan kejantanannya. Wajahnya seketika merah padam. Gerah! Gerah! Sumpah! Apa sihhh kamu Vya? Seperti baru lihat lelaki ganteng saja.. Jangan kampungan! Eh, lelaki ganteng? Hihihi... Iya sih, Tama masuk kategori ganteng. Bahkan lebih di atasnya. Ketampanan ditambah dengan kekayaan, kepintaran dan hati yang baik.. Kurangnya cuma satu, dia bukan milikku.. Jadi cuma sembilan puluh persen nilaimu.. Hihihi.. Hampir sempurna! Vya! Ada apa denganmu? Malah berpikir yang tidak tidak. Sad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN