Viola

1046 Kata

Angkot melaju dengan kecepatan sedang, hanya ada tiga penumpang salah satunya aku keduanya turun lima menit lalu, tinggal satu belokan tiba di depan rumahku.  "Stop Pak," aku menyerahkan uang pas ke Pak sopir, turun dari angkotnya. Lantas melangkah tergesa ke rumah.  "Assalamu'alaikum Bu," kaki ini melangkah langsung menuju kamar, badan kurobohkan ke atas ranjang, tengkurap. Kudengar Ibu masuk ke kamar. "Wa'alaikumsalam, kamu kenapa dateng-dateng kok cemberut gitu, oh iya ini jam tiga lebih kamu kok gak kerja malah pulang?"  "Hwaaaaa, Rendi Bu Rendii nyebeliiiiin!" Suaraku memekakkan telinga. Ibu menutup telinganya geram,  "Apasih Raa!! Kamu tuh ya teriak-teriak dah kayak orang gila!" Aku merengek, mencebik lantas duduk dengan rambut acak-acakan mirip singa.  "Itu Buuu... Rendi kurang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN