Max menyuruh Viola untuk tinggal di rumah saja selama mereka pergi, ia meminta Diana---luna kecil---tetangganya untuk menemani Viola selama mereka pergi berburu. Viola terpaksa menuruti semua omongan Max, yang terpenting sekarang adalah keselamatannya. Tak ada waktu lagi, merekapun pergi. Diana menutup pintu ruang tamu pelan. Viola cemas mondar-mandir di dalam rumah. Ke kanan lalu ke kiri, menyangga dagunya dengan kedua lengan tegak lurus, perasaan khawatirnya berlebihan. "Kakak kenapa sih?" tanya Diana yang duduk di kursi kayu panjang, ia menyandarkan punggungnya ke sandaran. "Aku khawatir sama mereka, Di," jawab Viola. "Ooh, tenang aja kali ... bagi kami berburu itu hal biasa, jadi jangan dipikirin," balas Diana santai, memainkan ponselnya. Semenit kemudian. Tok Tok Tok "Sia

