David

1057 Kata

Viola menunggu Max di parkiran, Elora dan Olin sudah pulang dahulu. Siswa-siswi lain mengambil motornya satu persatu, menyapanya dan meninggalkannya sendirian. "Kamu yang nabrak aku tadi ya?" tunjuk laki-laki di depannya. Tinggi, putih, tampan, paket komplit, Viola mengerjapkan matanya berulang kali, karena merasa melihat malaikat. "Emm-emang iya ya? aku lupa," jawab Viola malu karena tingkah cerobohnya. "Nggak papa kok tadi, oh iya. Kamu ngapain di sini sendirian?" tanyanya lagi. "Emm-lagi nunggu," jawab Viola. "Nunggu siapa? pacar kamu?" "Eehmm-iya." Max kebakaran jenggot, ia melihat Viola berbincang dengan lelaki yang sama tampannya dengan dirinya, ia buru-buru mendekat agar Viola tak dibawanya kabur. "Sayang, udah lama nunggu? maaf ya," ujar Max langsung merangkul pund

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN