Kedua temannya masih di sini, setelah percakapan yang menurutnya tidak masuk akal sekali. Tadi, sebelum mereka terdiam semua dan kedua sahabatnya menunggu tanggapan Arga. "Kenapa pertanyaan loe kaya gitu sih Ta" agaknya Arga sedikit kesal, dia tidak mau diingatkan lagi dengan Maudy. Semua kenangan tentang Maudy ingin dia kubur dalam-dalam. Bukan, dia bukan ingin melupakan perbuatannya. Justru karena perbuatanya menyakiti orang terkasihnya membuatnya ingin melupakan kenangan buruk yang menimpa kekasihnya karena andil nya sendiri. "Loe masih mau nikah cepat?" Tanya Sean "Kalau emang udah harus" jawab Arga "Walau enggak sama orang yang loe suka?" Pancing Sean "Suka apa enggak bukan menjadi jaminan, kadang yang sama-sama saling cinta pun bisa bercerai" ujar Arga. "Contohnya mama dan pa

