Episode Ketiga Puluh Tiga

1723 Kata

"Hai, bro apa kabar?" Astaga, Arga terkejut bukan main. Bayangkan, siapa yang tidak terkejut kala pagi hari berjalan menuju meja kantor malah salah satu orang yang saat ini dia hindari datang dan duduk di kursi kebesarannya. "Gimana loe bisa masuk?" Tanya Arga polos. "Ini" Tirta menunjukkan kunci ruangan Arga. Dia tidak tahu apa-apa. Kenan pun tidak mengatakan apa-apa. Pantas saja Tya sekretarisnya itu sedikit tidak enak ketika tadi berpapasan dengannya. "Loe, ngancem sekretaris gue?" Tanya Arga tidak percaya. "Enggak" jawab Tirta santai "loe jangan curigaan gitu dong" lanjutnya kelewat santai. Arga menghembuskan napasnya, sudah tahu apa apa yang akan dilakukan temanya itu. Dia masih saja terkejut padahal, sudah bertahun-tahun mereka bersama. "Lo nggak kerja?" Tanya Arga, "lagian, n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN