Lamaran

1191 Kata

Cacha masih kepikiran dengan obrolannya bersama Bimo. Dia penasaran HP nya itu sekarang dimana. Kalau ada orang yang menemukan HP nya setidaknya ada dua kemungkinan. Satu dia menjual HP nya, kedua orang itu mungkin menyimpan HP atau bisa jadi dia mengantarkannya ke kantor polisi. Tapi kemungkinan besar adalah yang pertama, meskipun HP nya tidak begitu mahal, tapi bagi orang yang membutuhkan uang itu bisa saja terjadi. “Cha, lu harus hati-hati sama Zayyan, lu pan gak tahu aslinya seperti apa. Jangan sampai dia yang makan nangka lu yang kena getahnya!” saran Bimo padanya setelah dia mengantarkannya pulang ke rumah. “Ya Bim, lu gak usah khawatir. Gue sudah dewasa dan bukan anak kecil lagi.” “Hmm, ya udah lu sering-sering hubungin gue. Kalau dia macam-macam sama lu, gue gak akan segan-segan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN