Cacha memutuskan untuk pergi cafe tempat biasa dia sering bertemu dengan Bimo di sana. Sampai sekarang Bimo belum memberinya kabar untuk menemuinya. Mungkinkah dia sangat sibuk dengan kasusnya sekarang. Cacha menyeruput ice lemon teanya dengan wajah yang merengut. Sungguh dia merasa kehilangan. Biasanya Bimo selalu menghubunginya hampir setiap waktu. Entah kenapa beberapa akhir ini sikap Bimo berubah. Cacha menjadi galau karena dia tidak memiliki tempat curhat yang asyik seperti Bimo. Urusannya dengan Zayyan sungguh membuat dirinya tidak tahan untuk tidak bercerita pada Bimo yang sesungguhnya. Beberapa kali Cacha memeriksa ponselnya untuk memeriksa apakah ada pesan chat terbaru dari Bimo. Cacha mengirim kembali pesan untuk kesekian puluhnya pada Bimo. Dia merasa kalau Bimo menghindariny

