Bab 40 Dongkolnya Abraham

1117 Kata

Selamat membaca "Duduklah Nuri..." titah Hansen kembali datar. "Nuril tuan, pakai L di ujung nya."Ralat Nuril makin ketakutan. "Saya tahu!" balas Hansen lugas. "Karena itu saya ingin memperjelas status kelakianmu. Apa yang kamu rasakan saat melihat adegan itu? bagaimana perasaanmu? wanita mana yang langsung terlintas di pikiran kotormu saat menyaksikan pertempuran sengit di hadapanmu, hah?" cecar Hansen membuat Nuril kebingungan juga gugup di saat bersamaan. "Ke..napa anda... menanyakan hal yang bersifat pribadi seperti ini tuan? saya rasa itu bukan urusan anda. Kehidupan pribadi saya itu sama sekali tak ada ranah anda untuk menilai nya." Tegas Nuril memberanikan diri. Kini ia tak lagi menunduk setelah harga diri nya di guling habis oleh kata kata Hansen. Hansen menatap datar tepat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN