Selamat membaca "Bagaimana kencan mu sayang? apa Abraham memperlakukan dengan baik selama di puncak?" dengan nada tak sabar Arsita memberondong sang anak dengan pertanyaan yang membuat Marisa kesal. Tubuh nya masih sangat lelah ibu nya malah mencecar pertanyaan yang menjengkelkan. "Mama bisa gak kasih aku jeda untuk nafas dulu? ngeselin banget sih!" ketus Marisa meluapkan kekesalan nya terhadap sang ibu. "Jaga turut katamu Marisa!" bentak Hidayat dari undakan anak tangga. Pria itu tak suka melihat sikap Putri nya yang semena-mena. Terlebih terhadap wanita yang telah melahirkan nya dengan susah payah. "Sudah sudah, tak apa. Kamu pasti lelah kan sayang? mama masak makan siang kesukaan kamu tuh. Bersih bersih dulu gih, papa mama tunggu di meja makan ya." Hidayat menggeleng melihat Arsit

