Bab 18 Kilas balik Abraham

1211 Kata

"Bangunlah, aku sangat merindukanmu..." ucap seorang laki laki setelah mengecup seluruh wajah dingin yang sangat ia rindukan. Laki laki itu adalah Abraham. Ia baru saja tiba di pulau pribadi yang ia beli tiga tahun yang lalu. Tepat setelah dua bulan pasca peristiwa naas yang ia alami bersama teman teman nya. "Semalam nona Abelia kembali mengalami kejang kejang. Apa tidak sebaik nya bila tuan...." Namun belum sempat Marta mengutarakan apa yang hendak ia sampaikan, Abraham langsung mematahkan argumen nya tanpa mau mendengar lebih lanjut apa yang hendak Marta katakan. "Tidak!" potong Abraham tegas. "Lakukan saja tugas mu Marta tanpa melibatkan pendapat pribadi. Aku tak butuh nasihat dalam bentuk apapun. Aku tahu apa yang harus aku lakukan. Keputusaku lah yang harus kamu dengar dan laksanak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN