Bab 82: Buka Segel

1765 Kata

Pertanyaan Kamila membuat Zaina terdiam sangat lama. Dia benaran tidak mengerti kenapa sang sahabat bisa menangkan hal yang begitu sensitif. Mungkin tujuannya memang hanya untuk bercanda. Namun, dia tidak menyangka kalau harus memberikan jawaban pada Kamila. Zaina melirik pada Barra yang tetap berbicara pada Dzaky. Sesekali pria itu menggerakkan tangan ke sana sini. Senyum Zaina mengembang. Dia menghela napas, lalu menyandarkan tubuh ke sofa. Kepalanya mengangguk-angguk. Sementara bibirnya memberengut. Semua pergerakan Zaina tidak luput dari Kamila yang memang tengah memperhatikan sahabatnya. Dia mengerutkan kening saat melihat Zaina yang mengangguk berkali-kali. Hatinya bertanya-tanya apa yang ingin dikatakan oleh Zaina. Mungkinkah dia salah menebak? Kemudian, pandangan Kamila beralih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN