Bab 81: Marah atau Merajuk

1629 Kata

“Kakak masih marah? Kak Barra!” panggil Zaina begitu Barra menghentikan mobil. Dia mengikuti sang suami yang turun dan memasuki rumah dengan terburu-buru. Barra melangkah cepat meninggal Zaina. Dia sama sekali tidak menanggapi pertanyaan istrinya. Ketika berpapasan dengan Mia, dia memerintahkannya untuk membantu menurunkan barang-barang Zaina di mobil. Lalu, dia menuju dapur, mendekati lemari pendingin. Dia mengambil sebotol air mineral dan menghabiskan setengah isinya dalam sekejap. Merasa diabaikan, Zaina menghadang Barra yang berniat meninggalkan dapur. Dia merentangkan kedua tangan agar sang suami berhenti. Wajahnya ditekuk saat melihat Barra hanya memandang lurus ke depan. Pria itu tidak memedulikan dia yang tepat berada di hadapan. “Kak Barra, maaf,” ujar Zaina. Dia menangkupkan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN