Lusi melihat Nesta setelah dipanggil buru-buru ke ruangan Viano. Dia sudah tahu Pasti mau dimarahi. Cuma penasaran saja kira-kira kesalahan apalagi dilakukan oleh office girl bodoh itu. Dia mau cari tahu. Tapi ketika mendatangi ruangan Viano pintunya ditutup. Sepertinya memang obrolan bersifat pribadi. Lagi pula Lusi akan hilang harga diri kalau sampai nekat menerobos masuk. Jadi, jalan satu-satunya adalah dia cari tahu dengan karyawan yang lain. Masalahnya tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi. Mereka menebak Viano kan memang begitu kalau melihat karyawan yang tidak becus bekerja bisa marah. Makanya semua orang yang ada di sini adalah orang-orang pilihan. Bisa dibilang tingkat kesalahan mereka dalam bekerja itu tidak lebih dari 2%. Lusi tidak menyerah sampai di situ mumpung Iva

