"Nesta, kamu masih bisa hidup sampai minggu depan, 'kan?" Sebuah pertanyaan dari Viano yang membuat Nesta harus beristighfar ratusan kali. "Saya ini cuma keseleo. Bapak ngomong udah kayak saya kena kanker otak!" Ya Allah ... kuatkan Nesta. Gantian Nesta sekarang yang tanya Viano. "Minggu depan, Bapak masih hidup? Secara Bapak kerjaanya zolimi orang terus. Entah-entah Bapak kena santet." "Kamu niat santet saya?" Datar banget bicaranya Viano. Dibalas dengan emosi meletup dari Nesta. "Ya nggaklah, Pak! Gini-gini saya punya iman. Ogah pakai dukun-dukunan!" "Oh!" Viano mengangguk pelan. "Selama kamu nggak ada niat untuk menyantet saya, berarti selama itu juga saya bisa hidup sampai waktunya saya untuk meninggal." Ya Robbi, selalu saja Nesta yang kena. Maksud Viano, tersangka santetnya di

