Kia pulang ke rumah dengan perasaan bahagia juga takut yang bercampur secara bersamaan. Bahagia karena Devan mau menikahinya, dia memang pulang sendiri, dia mengatakan kepada Devan untuk jangan ikut dulu ke rumahnya karena dia ingin berbicara empat mata dulu dengan pamannya, berusaha memberikan pengertian kepada pamannya itu. Devan yang juga sudah memiliki rencana di dalam otaknya, ia tampak terima-terima saja dengan apa yang direncanakan oleh Kia saat ini tapi sepertinya rencana Kia tidak berjalan mulus sebab ketika dia pulang, dia melihat ada dua mobil yang asing baginya. Saat dia sampai di ruang tamu, dia melihat ada Alex dan juga dua orang paruh baya, yang satu berkewarganegaraan Indonesia dan yang satu lagi seperti Alex, orang asing. Kia mulai merasa tidak enak, kenapa Alex datang

