MO || BAB 32

2176 Kata

2 tahun yang lalu ~ Di sebuah ruangan berkramik mengkilat yang bisa saja digunakan untuk bercermin dengan tatanan meja kayu yang di pernis mengkilat, ditambah kursi yang tergolong mahal dan warna dark mendominasi ruangan. Berdiri seorang pria yang tengah menyelipkan kedua tangannya di saku celana dan memandang ke arah luar kantornya dari jendela besar ruangannya. "Tuan Anggada, ini laporan tentang perusahaan, beberapa bulan ini kita mengalami penurunan. Investor juga banyak yang mundur." Anggada mengernyitkan alisnya dan berusaha mencerna ucapan kaki tangannya. "Mana mungkin? Aeron Group ini perusahaan nomer satu di bidang teknologi di sini mana mungkin mengalami penurunan? cek lagi!" "Tidak Tuan. Semua ini karena perusahaan Artha Group akhir-akhir ini menunjukkan dirinya dan memiliki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN