MO || BAB 25

2266 Kata

Langkahnya terhenti tepat di depan cermin kamar mandinya. Ia tak mengerti mengapa Anindya kembali datang ke kehidupannya setelah beberapa waktu yang lalu mereka di ributkan akan hak asuh anak yang dimenangkan oleh Anindya dengan alasan Evanders masih di bawah lima tahun. Di mana keputusan itu membuat keluarga Anindya benar-benar tak mengijinkan Aditya untuk menemui anak kandungnya sendiri, entah untuk alasa apa. Dan sekarang saat mereka terpuruk, kembali lagi ia harus turut campur dalam masalah keluarga Anindya. Ia mengeratkan kesepuluh jemarinya , geram dengan sikap Anindya. "Munafik!" gerutu Aditya. Ia pun lantas mengarahkan kakinya ke arah ruang berbilik kaca dengan shower di atasnya dan bathtub di sisi lainnya. Guyuran shower air hangat di tubuhnya sedikit membuatnya merasakan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN