============?============ Malam yang panjang rasanya membuat Aditya sibuk dengan Anggi. Ya, sibuk menuntaskan hasratnya pada perempuan itu. Tak ada gangguan siapa pun membuat suasana malam yang dingin menjadi hangat dan intim untuk mereka berdua. Sedangkan Anggi benar-bena sudah diluar kendali, bahkan ia mengucapkan hal yang seharusnya tidak ia lontarkan begitu saja pada atasannya ini tapi kenikmatan yang diberikan Aditya di area sensitifnya membuatnya tidak munafik jika ia menikmatinya dan menginginkan lebih dari ini. "Can i start the point?" ucap Aditya yang kembali mengecup basah leher Anggi. "La—lakukan Mas," timpal Anggi yang sudah terhuai dengan perlakuan Aditya. Bahkan Anggi terlihat pasrah dan tak tahu diri di depan Aditya. Kenikmatan yang diberikan Aditya membuat akal sehat

