Heart Choice : Bab 39

1224 Kata

Ruian hanya bisa pasrah saat diseret paksa ke mobil sang abang dan sekarang berada di perusahaan milik keluarga mereka. Padahal hati masih dongkol dan belum puas memberikan pukulan pada Badai. Sementara Fabiano sedari berada di mobil sampai sekarang memijit pelipisnya. Punya adik satu, kalau marah menyeramkan juga. Dulu pembawaan Ruian tenang dalam menghadapi situasi apapun, sekarang? Tidak menyalahkan Zahra atau pun Badai, karena Ruian sendiri yang ikut campur, meskipun itu bukan urusannya. "Beruntung Abang mengikuti kamu, soalnya dari semalam Abang memang sudah curiga," ucap Fabiano bergumam, dan hanya melirik adik. Ruian mendengkus kecil. Sangat kecil. "Ngapain sih, Abang lerai aku tadi? Bogem mentah yang aku kasih buat dia, tidak ada apa-apanya lho! Lebih sakit lagi Zahra sekarang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN