Kedua cowok itu pun kini larut dalam diam. Mereka terlihat sana-sama frustasi karena mencintai orang yang sama. Namun Nico sudah bertekad. Siapapun yang akan di pilih Oleh Vaya nantinya, Nico akan berusaha untuk berlapang d**a. Nico berjalan keluar ruangan, sengaja memberikan waktu dan kesempatan agar Axel bisa berduaan dengan Vaya. Nico yakin jika kakak sepupunya itu pasti membutuhkan itu. Dia butuh bicara dengan Vaya. Selepas kepergian Nico. Axel meraih tangan Vaya dan menggenggamnya, gadis itu masih memejamkan matanya, Axel berharap Vaya bisa segera pulih kembali. "Maafin gue, Vay. Selama ini gue udah banyak nyakitin Lo, tolong maafin gue," ucap Axel dengan suara parau. Terdengar jelas itu dari hatinya yang paling dalam dan penuh penyesalan. Selama ini, dia selalu berpura-pura tidak

