Author POV Derit pintu yang di buka terdengar, di iringi derap sepatu yang mengisi kesunyian dalam ruang itu, bunyinya bersaing dengan mesin monitor jantung yang terus berdengung, sebagai tanda jika pasien yang terbaring di brankar masih memiliki harapan hidup. Niko masih diam di posisinya. Dia mengingat kejadian sekitar satu jam yang lalu, sebelum akhirnya dia memutuskan membawa Vaya ke rumah sakit. Karena tadi Gaya tiba-tiba pingsan saat hendak turun dari mobilnya dan masuk ke dalam kosan. Untung Niko belum pergi dan langsung membawanya ke rumah sakit. Dan sekarang di sinilah Vaya, terbaring tak berdaya. Tadi Niko juga sempat di beritahu dokter, jika asam lambung yang di derita Gaya sudah sangat kronis, dan gadis itu membutuhkan banyak istirahat untuk memulihkan staminanya kembali. Dan

