Beberapa bulan setelah kehidupan Keisha dan Brian perlahan menenangkan diri bersama bayi kecil mereka, kabar buruk itu datang bagaikan petir di siang bolong. Kaila Liviana meninggal dunia di dalam penjara. Berita itu datang dengan tiba-tiba, tanpa aba-aba, tanpa pertanda. Keisha yang sedang menyuapi Adelina hampir menjatuhkan sendok dari tangannya saat membaca pesan dari seorang petugas rumah tahanan. Pesan itu singkat, dingin, nyaris tidak manusiawi: _"Kaila Liviana ditemukan tidak bernyawa di dalam selnya pagi ini. Diduga serangan jantung."_ Keisha membeku. Tangannya gemetar hebat. Punggungnya terasa ditarik ke dasar bumi. Matanya menatap kosong ke layar ponsel. Jantungnya berdebar begitu keras hingga terasa menyakitkan. "Ada apa?" tanya Brian, melihat wajah Keisha memucat drasti

