Nadine Aku tidak pernah membayangkan untuk bertemu langsung dengan calon selingkuhan suamiku sendiri. Katakan saja aku bodoh karena justru terlihat bersemangat ingin mengenal perempuan itu. Kalau kata Raka mereka belum ada hubungan, tapi bukankah dari kata “belum” berarti akan segera ada? Jadi di tempat inilah pertemuan pertama kami. Restoran Jepang yang tidak pernah kuduga akan kudatangi sudah menghancurkan seleraku. Aku bukan tidak suka restoran khas Jepang, tapi lebih karena menu makanannya yang tidak cocok di lidahku. Beberapa kali mengunjungi restoran Jepang, aku akan berakhir dengan es krim. Atau paling berat hanya udon, dan dimsum. Belum selesai dengan selera restoran yang mengikut selera cewek itu, aku harus menunggu selama lebih dari setengah jam. Kalau Raka bilangnya kami data

