TINGKAH ANEH RAKA

2448 Kata

Nadine Pukul 12 malam, akhirnya deru mobil terdengar memasuki pelataran rumah. Tak lama kemudian Raka muncul di ambang pintu dengan muka kusut. Heran deh dengan pria yang berstatus suamiku itu, baru reunian tapi mukanya suram kayak masa depan keluarga ini. Tapi positif saja, barangkali karena belum mandi. Oke fiks, ini ada udang di balik bakwan. Mataku memandangnya dari pintu masuk, sampai aku bela-belain duduk di ruang tamu hanya untuk menunggunya. Tapi sapaan sekadarnya pun tak keluar dari mulutnya. Biasanya dia selalu salam padahal. Aku mengekori Raka setelah ia berlalu melewati ruang keluarga menuju kamar. Isi kepalaku dipenuhi pertanyaan ‘Raka kenapa?’. Anak itu tidak biasanya seperti itu. Tapi kalau ditanya juga yang ada aku kena bentak. Sekalipun kalau adu marah pasti aku yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN