Akhir pekan selalu ditunggu oleh siapa pun, termasuk Gillian. Apalagi akhir pekan kali ini. Sudah sejak tadi pagi wanita itu sudah terlihat cantik dan rapi, juga ikut merapikan rumah, walau hanya sebagai koordinator. Dia ingin rumahnya terlihat cantik dan elegan saat Vian tiba nanti. Bukan ingin memamerkan keberhasilan suaminya dalam mengelola bisnis sehingga keuangan keluarganya selalu stabil, dia hanya ingin agar Vian merasa betah dan merasa seperti di rumahnya sendiri. Satu yang dia tahu, Vian Williams bukan hanya sama persis wajah dengan putrinya, segala sesuatu yang lain juga mirip. Vian putrinya akan cerewet dengan keadaan ruangan yang tidak rapi, Vian Williams juga. Dia mengetahuinya beberapa minggu yang lalu saat berkunjung ke apartemen perempuan itu. Vian terus mengomel, memprotes

