Cakra turun dari sepedanya sesaat setelah pandangannya menemukan sebuah mobil yang terparkir di depan rumahnya. Kening Cakra memunculkan kerutan dalam, menandakan bahwa kepalanya tidak menemukan sebuah jawaban. Ya, Cakra bingung dan merasa ada kejanggalan di sini. Mobil punya siapa yang Cakra lihat sekarang ini? Kenapa ada di depan halaman rumahnya? Cakra berpikir sejenak, ia tidak merasa memenangkan sebuah undian dan mendapatkan hadiah mobil. Terasa aneh juga jika neneknya yang membeli mobil. "Apa punya Inez?" Cakra bergumam pelan. Tapi setelah ia berpikir dan ingat-ingat lagi, mobil Inez berbeda dari yang Cakra lihat saat ini. Cakra memejamkan matanya. Kepalanya menggeleng pelan. "Nggak, bukan mobil Inez." Tidak kuasa menahan rasa penasaran yang sudah menyeruak, Cakra pun melangk

