Bingung menanggapi pertanyaan tidak terduga yang terlontar dari bibir neneknya, dengan sigap Cakra langsung memutar otak untuk mencari sebuah alasan agar topik yang sedikit sensitif untuknya ini segera tergantikan. Beruntung, otaknya mau mendukung Cakra saat ini. Ia mempunyai ide yang bagus. "Nek, Cakra baru pulang kerja. Perut Cakra laper banget, nenek masak apa hari ini?" tanya Cakra pada nenek, sangat berharap agar topik sebelumnya segera tertimbun. Cakra menatap nenek, menunggu jawaban. Senyuman nenek perlahan terlihat. "Nenek udah masak sayur sup Le. Sama gorengan tempe tahu, ada sambalnya juga. Itu kesukaan kamu toh Le?" Dalam hati Cakra berseru senang karena ia berhasil mengalihkan pembicaraan neneknya. Ia melirik Inez yang berada disamping neneknya. Inez menatap Cakra seraya

