"Jangan biarkan mereka menginjakkan kakinya lagi disini dan jangan pernah berpikir untuk menyerahkan Arum padanya" "Lang, dia itu ib--" "Aku nggak akan pernah biarin siapapun membawa Arum dariku, siapapun." Perjelas Elang menatap oma dan kedua orang tuanya tanpa ekspresi. Elang meninggalkan mereka sambil mengepalkan kedua tinjunya. Elang tau siapa pria yang datang bersama Arinka, beraninya pria itu berkeliaran disekitarnya, Elang tidak akan membiarkan Arum melihatnya. "Kamu lihat tadi? Elang sungguh berani mengancam ibu kandung Arum." Oma Putri meletakkan kedua tangan pada pinggangnya, oma Putri tak habis pikir jika cucunya melakukan itu. "Arinka memang pantas diancam bu, bagaimana bisa ia kembali setelah menerima uang dari kita? Aku kira bisa memegang janjinya untuk tidak muncul lagi

