Sean membawa Rissa ke dalam rumah, dalam gendongannya gadis kecil itu terusik, kedua matanya yang sejak tadi tampak terlelap perlahan terbuka, lalu seolah menyadari sesuatu gadis itu mengerjap. "Ateu Lea mana Pa?" tanya Rissa membuat Sean menunduk dan mendapati anaknya sudah bangun. Dalam perjalanan pulang tadi Rissa memang tidur, padahal masih begitu pagi tetapi gadis itu malah terlelap setelah banyak bercerita dengan Lea. "Udah pulang," balas Sean lalu menurunkan Rissa di atas sofa. Wajah Rissa menjadi mendung, ditekuk mendengar perkataan papanya. Padahal tadi ia sangat senang bisa bertemu dengan Lea dan bercerita pada Lea, tetapi sekarang sudah tidak ada lagi Lea di sampingnya. "Papa kenapa nggak bangunin aku sih?" rajuknya. "Kan tidurnya nyenyak, mana tega Papa bangunin," bal

