Zafran terbelalak, menatap apa yang kini tersuguh di hadapannya? Tergopoh-gopoh, pria sepuh itu masuk ke dalam kamar yang Cakra tempati. Awalnya, dia ingin mengajak sahabatnya itu main catur, tapi justru dibuat terkejut dengan penampilan Cakra yang sudah tampak rapi, sembari bersiap menggeret koper besarnya. "Kamu mau kemana?" Tanya Zafran ketika akhirnya berada di depan Cakra, sembari merentangkan kedua tangannya. Seolah, hal itu bisa dijadikan sebagai penghalang ketika sahabatnya benar-benar memilih angkat kaki dari tempat ini. "Pulang." Ucap Cakra dengan wajah tertekuk masam. Mendengkus, ia bersiap melangkah, tapi segera dihalangi Zafran yang ikut menggeser posisi berdirinya, terus mengikuti setiap gerakan Cakra yang mencoba mencari celah agar bisa terbebas. Kesal. Cakra berdecak. P

