Masa Lalu

1885 Kata

Rasa cinta yang begitu besar terlihat dari cara Alex memperlakukan Melody. Genggaman tangannya tak pernah lepas dari tangan halus itu. Bahkan Alex menolak meninggalkan Melody walau hanya sedetik.  “Kamu harus makan Alex,” ujarku yang sudah tidak tahan melihat kesedihannya. “Saya tidak lapar. Kamu bisa makan sendiri,” ujarnya lemah. Andai aku tidak tahu hubungan Alex dan Melody sebelumnya mungkin aku bisa memaklumi sifat Alex yang terlihat over protektif pada adiknya. Aku selalu melihat mereka bukan sebagai saudara kandung tapi sebagai dua orang yang dulu pernah mencintai dan itu membuat perasaanku sakit.  “Alex.” “Tolong jangan paksa saya,” ucapnya dingin. Aku hanya menghela napas sebelum keluar dari ruang inap itu. d**a berdenyut nyeri saat Alex mencampakan. Apa dia belum bisa melup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN