tatto

684 Kata

Hardhan tengah berjalan ke arah bangkunya.Wajahnya yang kuyu menyiratkan lelah.Berbanding terbalik dengan hari hari sebelumnya.Bersih,dan rapi.Tapi tidak begitu wangi,karna sering tercium aroma asbak dari jaketnya. "sehat Dhan?Sakit apa sih dari hari Rabu nerus sampai selasa?"Aira bertanya pada Hardhan. "cape Ai,abis muncak"jawab Hardhan sambil mengambil posisi duduk di depan Aira. "Baru tau,kalau kamu suka muncak juga.kirain cuma kebut kebutan doang hobbymu" "ya itu! kemarin menang taruhan.terus dapet deh,hadiahnya muncak"jawab Hardhan sambil menarik sudut bibirnya. "o..jadi akomodasinya di tanggung gitu ya?Muncak kemana,seru banget mesti.sampe di belain bolos gitu" "Aku ga bolos Ai.kemarin ada yang mintain izin ke sekolah.Tapi,aku bilangnya ke ibu,nginep di rumah temen.kemarin aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN