Suasana ruang kelas sudah mulai ramai.walaupun belum semua siswa hadir.Aira melangkahkan kakinya menuju bangku.ia berniat meletakkan tas.ketika sedang menyampirkan jaketnya ke kursi,,..
"Aira ,kamu kemarin ga dateng ya ke ulang tahunnya Widya?Tanya Harry.
"ulang tahun Widya? tanya Aira sambil mendudukkan diri ke kursinya."engga tuh.aku malah ga tau,kalau kemarin dia ulang tahun."jawab Aira lagi.
"yakin kamu ga di undang Ra?"Harry mencoba meyakinkan diri.ia kembali bertanya pada Aira.
"masa kamu ga di undang Ra.semua siswa di kelas ini di undang katanya.Dia kan kemarin ngrayain sweet seventeen dirumahnya."Harry kembali bertanya pada Aira
"iya Ra,kemarin semua di undang kok.kamu doang kali yang ga di undang.tapi cuma si Ferry doang anak cowok yang ngikutin acaranya."papar Krisna,yang duduk di sebelah Bagas.
"woy..kalau bukan karna nungguin Dewi,aku juga ga bakalan disana ampe kelar,kali!"jelas Ferry kemudian.
"Parah nih,pertarungan anak cewek.masa,ampe segitunya sih.Semua di undang kecuali Aira."krisna masih menyambung kalimatnya.
Aira masih menyimak teman temannya.ketika Harry kembali berkata"iya,kemarin aku sempet nengok kesono.ngeliat ga ada kamu Ra,Aku balik lagi"
"iya iya,acaranya juga biasa aja kok.sepi!aku juga cuma setor muka bareng Harry.Terus kita pulang.lanjut Krisna lagi.
"Gede boong kamu,..ga mungkin kamu balik gegara ga ada aku.Secara,banyak anak cewe bertebaran.ga mungkin kan..kamu lewatkan."Aira menyangkal Harry.
"Aku kan sayang ama kamu Ra!kalau kamu ga ada,masak iya aku seneng seneng sendiri."Ucap Harry.
"o ya,..kamu manis banget deh sayy..."sahut Aira lagi sambil memeragakan adegan orang muntah.
Haha..ha..ha..Terdengar gelak tawa diantara mereka.Mereka tidak mengira kalau Harry yang biasanya pendiam dan cuek,bisa gombalin Aira pagi pagi.
"sarapan apa kamu?"tanya Romi pada Harry.Romi dari tadi hanya menyimak obrolan diantara mereka.
"pagi pagi udah gombalin sister aku"lanjut Romi lagi.
"siap deh,jadi kakak kamu kalau aku bener jadian ama Aira.Bakal aku kasih gratis,koleksi kartu bola aku wat kamu"Balas Harry lagi.
"salah makan kamu sayy??sana sana.Jauh jauh dari meja aku"Aira mencoba mengusir Harry.Aira tidak enak pada Sintia,yang dari tadi memperhatikan obrolan dari bangku baris kedua.
Para siswa sudah meninggalkan bangku masing masing.Ada yang langsung ke kantin untuk mengisi amunisi,ada yang belok ke toilet dulu untuk buang amunisi.Beberapa anak rajin mungkin menyerbu perpustakaan.Adapula yang pergi ke masjid untuk menjalankan sholat sunah.Tapi Aira bukan termasuk salah satunya.
Aira masih duduk sendiri di kursinya.Dia sedang memikirkan orolan singkatnya bersama Vega.sesaat tadi sebelum bel istirahat berbunyi.Vega kemarin ikut gabung di pesta Widya.kenapa Vega tidak memberitahukan pesta Widya kepadanya.
Bagas masuk ke kelas sendirian.Ia sudah duduk di bangkunya sendiri.posisi menyilang dengan air.
"Ga usah di pikirin Ra"suara Bagas mengusik kesendirian Aira.
"emang aku mikirin Apa?"Aira balik bertanya.
"selama kamu ga ngerasa atau dengan sengaja ngejahatin orang.kamu ga wajib cari tau,kenapa seseorang tidak suka sama kamu.kenapa ada orang yang membencimu.Kadang tidak dibutuhkan alasan untuk membenci.Dan tidak dibutuhkan banyak alasan untuk menyayangi.kadang rasa itu mengalir alami.Tanpa kita tau,kapan pastinya rasa itu ada"papar Bagas.
"masa Gas?"Aira
"Aira,..Aira kamu tuh kalau manggil aku cuma sepotong itu ga enak banget tau!Gas,gas,dikira aku makhluk invisible ?protes Bagas pada Aira.
Ha ..ha ..ha..Aira tidak dapat menahan tawanya.
Sa Ae kamu.emang para penggemarmu itu makhluk astral?bisa ngeliat kamu yang invisible.
"maaf"lanjut Aira lagi.
Bagas menarik sudut bibirnya saat melihat Aira menutup mulutnya menahan tawa.
Gitu dong Aira.aku seneng bisa lihat kamu senyum lagi.Ngga abis pikir dengan pemikiran Widya,jelas jelas aku dah jadian sama Yuanita.Tapi kenapa Aira yang jadi sasaran emosinya.Dendam banget kali ya,gegara jawaban ujian kemarin.
Aira terdiam mencoba mencerna kata kata yang di ucapkan Bagas.
"mungkin benar kata bagas.ga perlu over thinking dengan sikap orang lain.Mungkin Vega juga ingin menikmati pesta kebersamaan bareng teman yang lain.Aku ga bisa memaksa Vega untuk berempaty.
Persahabatan kami baru seumur jagung.mungkin aku harus berlapang hati.
sing dowoo usus e Ra..Aira.ga usah sedih!!