Raf, sidang ditunda, biasa lah si ubur-ubur bikin ulah, pake sakit segala Ubur-ubur? Burhaaaan ah kamu telmi lagi Oh, Mas juga sih pake ganti nama orang, trus kapan lagi Mas sidangnya? Nanti aku kasi tahu, udah ya, ingat tetep hati-hati kalo mau ke mana-mana Iya Mas makasih Abdi meletakkan ponselnya di meja dan melihat Neta yang masuk sambil membawa beberapa dokumen dalam map dan meletakkan di meja Abdi. "Gimana kamu sama si Gun-gun?" Neta menghela napas berat. "Kasihan Mas Gun, dia harus bolak-balik Sidoarjo-Malang tiap hari, lah ibunya sakit semakin parah begitu tahu Arin gak ketahuan di mana, kan gak mungkin berbohong terus Mas." "Iya sih, semoga ada solusi, semoga iparmu segera ketemu." "Aamiiiiiin." Tiba-tiba pintu diketuk dan Rafa masuk sambil mengangguk hormat pada Abdi.

