"Saya minta maaf, Ran. Maaf karena orang tua saya udah nyakitin hati kamu." Usai makan malam di rumah Ardhan yang berakhir menyedihkan, Rani ingin pulang saja. Ardhan mengantarkannya pulang hingga saat ini mereka berada di depan rumah Rani. Sepanjang perjalanan Rani hanya diam membuat Ardhan benar-benar khawatir dengan perempuan itu. Seharusnya sejak awal Rani tidak usah percaya kepada manusia. Tidak ada orang yang dapat dia percaya saat ini. Semuanya telah berhasil mengecewakan Rani. Menancapkan luka yang rasa-rasanya sulit sekali disembuhkan. Rani sedih, tapi dia tidak ingin menangis. Dia sudah muak menangisi kehidupannya yang pahit dan itu sama sekali tidak mengubah apa-apa dalam hidupnya. Rani hanya bisa menguatkan dirinya sendiri untuk bertahan, meski dia tidak tahu apa yang akan te

