Arinta masih terus membuntuti mobil yang Daffa kendarai. Tak ada rasa lelah sedikitpun, karena pria itu berkeras hati ingin mengetahui kemana Daffa akan pergi saat ini. Walau Ranti mengatakan, kalau Daffa sudah tidak perlu mengetahui masalah kehamilannya. Arinta yang selama ini terus membantu Ranti, merasa harus untuk memberi tahu pria itu. Mobil yang Daffa kendarai akhirnya berhenti di depan sebuah rumah berpagar putih. Arinta yang melihat hal tersebut, segera menghentikan laju kendaraannya cukup jauh dari mobil Daffa, agar tak memantik kecurigaan. Cukup lama mobil itu diam, Daffa juga tidak kunjung turun, Arinta tetap dengan sabar menunggu. Sampai akhirnya, seorang wanita keluar dari rumah tersebut. Membuka lebar pagar rumah, Daffa segera memasukan mobilnya hingga tak terlihat lagi ole

